A space to voice thoughts and doubts of Namora.
Random header image... Refresh for more!

Troll is in the air

KEMARIN SORE ISTRI SAYA MENERIMA SURAT PEMBERITAHUAN YANG ISINYA MENYEBUTKAN BAHWA SAYA TIDAK MELAKSANANKAN TUGAS RONDA DAN DIKENAI DENDA FINANCIAL. YA YA.. MUNGKIN ADA YANG BERKOMENTAR, “HAREE GENEE, MASIH ADA RONDA…”, TAPI BEGITULAH, DI LINGKUNGAN PERUMAHAN SAYA MEMANG ADA PROGRAM KEGIATAN RONDA KHUSUS SABTU MALAM BAGI WARGA. SETIAP WARGA (KK) MENDAPATKAN GILIRAN SEKITAR 2 BULAN SEKALI UNTUK RONDA. TUJUANNYA ADALAH UNTUK MEMPERERAT SILATURAHMI DAN MENGENAL SESAMA WARGA, DAN MEMBERI KESEMPATAN KEPADA PETUGAS SECURITY UNTUK ISTIRAHAT.

DISEBUTKAN DALAM PEMBERITAHUAN ITU, BAHWA SAYA PADA TANGGAL 8 APRIL TIDAK MELAKUKAN TUGAS RONDA. BETUL! PADA TANGGAL TERSEBUT SAYA MEMANG TIDAK RONDA, KARENA TETANGGA SAYA MEMINTA UNTUK TUKAR JADWAL. (HEHEH JADI INGET WAKTU JADI ASISTEN LAB. KOMPUTER DI KAMPUS DULU, SALING TUKAR JADWAL..). JADI SAYA RONDA PADA TANGGAL 1 MENGGANTIKAN TUGAS TETANGGA SAYA. SAYA JUGA MENGISI DAFTAR HADIR DAN MENCANTUMKAN KETERANGAN SEBAGAI PENGGANTI. ISTRI SAYA (DAN SAYA) TIDAK HABIS PIKIR, KENAPA BARU HARI ITU ADA PEMBERITAHUAN SETELAH (SIK TAK ITUNG..) 4 BULAN. “JANGAN2 SUAMIKU MEMANG TIDAK RONDA,… HHMM TERUS KE MANA…. OH TIDAAAKK..” (SAYA NGGA TAU ISTRI SAYA BERPIKIR DEMIKIAN ATAU TIDAK… HEHHE).

YA, SEMUA JADI TIDAK ENAK. SUDAH DITUDUH DENGAN TIDAK SEMESTINYA (PADAHAL TIDAK MELAKUKAN KESALAHAN), DIKENAI SANKSI, DAN YANG PALING MENGGANGU ADALAH SURAT PEMBERITAHUAN ITU. BEBERAPA DI ANTARANYA ADALAH:

  • SEPERTI MEMAKAI “TOA”, TULISANNYA BERTERIAK KARENA DITULIS DENGAN HURUF BESAR SEMUA (ADA SIH BEBERAPA YG HURUF KECIL). HARUSNYA PEMBERITAHUAN ITU MUNGKIN SEBAIKNYA DITEMPEL DI DINDING, BUKAN DIKIRIM KE YBS KALI YA? SEHINGGA DITULIS DENGAN HURUF BESAR. ATAU MUNGKIN … AH SUDAHLAH TIDAK BAIK MENGATAKAN ORANG LAIN TERGANGGU MASALAH PENGLIHATAN (LOH INI KOK MALAH DITULIS…HIHIHI). TAPI YANG PASTI TIDAK ENAK DIPANDANG. CONTOHNYA YA TULISAN INI. TIDAK ENAK DIPANDANG. BAIKLAH KALAU GITU SAYA KEMBALIKAN TULISAN INI SEPERTI HURUF SEDIA KALA ™.
  • Isi suratnya “saya selalu benar”, jaman orba sekalee alias represif, tidak disebutkan bukti-bukti otentik (tanpa skrinsut adalah BASBANG), dan langsung mak bleg bilang : KOWE SALAH! ORA RONDA. SINI BAYAR DENDA. TITIK. SRET SRET.JEDOK. (TANDA TANGAN DAN STEMPEL).
  • Redaksi dan format penulisannya itu looh…alamak (malas mengomentari).
  • Secara ’surat resmi’ tidak pakai tanggal, tidak pakai nomor surat.
  • Tidak actual, tidak up-to-date dan BASBANG sekali (dalam arti yang sesungguhnya), oleh karena oh karena dikirimkan 4 bulan setelah kejadian perkara (jauuh kaliiii). Untung saya tinggal di rumah sendiri (meskipun nyicil… Hehhe). Gimana kalau yang tinggal adalah pengontrak, dan sudah pindah kontrakan, itu surat bisa gigit jari sendiri (kalau punya).

Akhirnya, tadi pagi sudah saya kirimkan surat ‘bantahan’ dan klarifikasi (sebenarnya sih pengen melakukan jumpa pers..hehe), tentunya you know lah, surat saya lebih tampil elegan, dengan sedikit ja’im (walaupun ndongkol), tidak dengan huruf BESAR semua, dan sedikiiiit (sedikit saja) saran agar memberitahukan segera kalau ada “nyang ginian”. (jangan sampai 4 bulan donk!) Entahlah, mesej di dalamnya dapat diterima atau tidak. Saya doakan semoga mudeng.

Awalnya saya hampir tidak percaya melihat kok masih ada style “kayak ginian”, tapi ya sudahlah. Sebenarnya, salah satu yang tidak mengenakan (entah kenapa… Ini pasti gara-gara milis gajah), sepertinya saya melihat seorang troll. Bisa mereka, atau bahkan saya… Atau kedua-duanya. Dan saya pikir, semua orang adalah troll bagi yang lain. (wah ini topik baru yang harus segera ditulis, supaya ngga keduluan lagi oleh calupict atau FHM). Akhirnya … Ya sudahlah biarkan semua berlalu dengan tenang. Toh saya sudah melakukan apa yang terbaik, memberikan klarifikasi (yang saya pikir itu sudah benar), memberikan saran, dan yang penting lagi menulis di blog ini.. (puih…. Legaaa).

Omong-omong soal troll, saya pikir, semua orang kadang perlu untuk menjadi troll, sok ngga tau, sok jadi oneng, alias sok Oon. Kalau yang ini saya jumpai pada surat resmi yang berbabu, eh berbau “legal formal”. Kejadiannya kurang lebih sebulan yang lalu, saya mengurus surat kehilangan ke pos polisi terdekat. Dalam surat keterangan tersebut, tertulis (kurang lebih:) “pada hari ini, jam sekian, telah datang seorang yang MENGAKU bernama …. Dst”. Saya baca dan bertanya dalam hati, kenapa harus ada kata “MENGAKU”? Seolah-olah itu pulisi tidak tahu (benar apa tidak) namaku. Lha wong dia juga ngetik dataku dari nyontek KTP ku… Hihih bener-bener troll tralala… Tapi it’s ok lah… Whatever, dan memang saya “mengaku” kok. Hihihi redaksinya jadul banged. Tapi yaitu tadi, akhirnya saya pikir menjadi troll kadang diperlukan, asal tidak norak dan permanent. Dan kalau ada yang berpikir bahwa hanya orang troll yang menulis seperti ini, saya juga berpikir, hanya orang troll yang membaca tulisan ini sampai habis… Ghhhrrr… Puwas?

6 comments

1 Calupict { 08.10.06 at 2:45 am }

Pertamax

2 budiw { 08.10.06 at 6:53 am }

ya sudah bayar aja..

–budiw

3 Yogie { 08.11.06 at 8:51 am }

hehehehehe…
sabar-sabar..

4 henny { 08.14.06 at 10:42 am }

ripleh dulu baru baca.

5 sesy { 09.13.06 at 6:02 am }

weeeee ngaku aja deh yang bayar istri kan??? soalnya duitnya kan dah di kasih ke istri. he he he

6 andriansah { 09.22.06 at 8:50 am }

pasti kena virus kepslok

Leave a Comment