A space to voice thoughts and doubts of Namora.
Random header image... Refresh for more!

Category — Me and my family

Berbuat baik dan Tawassul

Sebelum makan siang, saya tadi ‘mengikuti’ obrolan tentang tawassul. Awalnya adalah perbincangan tentang maraknya pengobatan-pengobatan atau kegiatan yang dibungkus agama, tetapi diindikasikan sebagai syirik. Dalam Islam, syirik merupakan salah satu dosa besar, karena mempersekutukan Allah dengan sesuatu. Akibatnya hal tersebut akan mengikis rasa iman kepada Allah, karena menganggap ada ‘kekuatan’ lain selain Allah.

[Read more →]

August 1, 2006   2 Comments

Gebleg Mama-Fanta

Ini sudah yang kesekian kali saya ‘berurusan’ dengan yang namanya PT MIF. Kepanjangannya dari MIF silakan tanyakan pada google (clue: M=Maxgain), cuma yang saya selalu teringat adalah tentang ‘Mama-Fanta‘ nya.

Sekitar sebulan yang lalu adik saya yang baru lulus dari politeknik negeri semarang, mengirim SMS kalau dia mendapat telpon untuk interview dari suatu perusahaan. Mungkin karena gugup atau tidak jelas, adik saya menulis di SMS nya sebagai PT Mama … Fanta, yang bertempat di Gedung BEJ. Dia bingung karena dia masih di Semarang, dan bingung antara memenuhi undangan tersebut atau mengikuti test recruitment yang diadakan di kampusnya.

Oke lah akhirnya tugas saya yang mencari informasi (dia pikir karena saya di jakarta…heheh padahal saya tinggal klik tombol di google) :D

Ternyata itu perusahaan akhir2 ini dengan gencar binti gencir, mengiklankan di internet ‘lowongan’ kerjanya. Saya sampai gebleg sendiri membaca iklan2 nya… dengan posisi lowongan pekerjaan yang aduhai hai hai. Belakangan saya tahu dari milis2 (kalo tidak salah dari milis ekonomi-nasional, atau Pasar_Modal di yahoogroups) bahwa yang dia cari bukanlah calon karyawan, melainkan calon ‘lawan’ dalam melakukan transaksi bisnisnya. bleeeg…gebleg.

Yang bikin gebleg lagi, HP saya sudah 2 kali ditelpon dia untuk ditawarin ‘pekerjaan’ tersebut, padahal saya tidak pernah submit aplikasi ke mereka.

Begitu mudahkah mereka ‘menyolong’ data? Atau memang data di Indonesia demikian murahnya?

Gebleg!

December 8, 2005   1 Comment

Yaitu: simple dan ketulusan

Thursday, October 28, 2004

Ammar, juniorku yang sekarang berusia 3 tahun 2 bulan belakangan ini kami ajarkan sholat. Kami ajak untuk sholat berjamaah walaupun kadang mau dan kadang engga. “Ammar capek!”, kata dia kalo udah keluar malesnya. Wudlu juga kami ajarkan. Mulanya dia ngga mau (males kena air dingin kali?). Ya udah pertama2 cuman tangan aja wudlunya. Lama-lama terbiasa dan komplit wudlunya. Di Playgroup (PG) dia juga cerita kepada gurunya kalo Ammar sholat. Bahkan sewaktu PG ada pelajaran sholat di masjid yang pernah Ammar sholat di situ, kepada guru dan temen2nya dengan heboh Ammar berkata:”Ini mesjid Ammar! Ammar sama Ayah Ammar sholat di sini donk”.

Hari terus berlalu dan suatu malam sepulangku dari kuliah, seperti biasanya istriku cerita tentang Ammar tadi pagi, “Ammar tadi berantem lagi sama temennya PG”. Yang aku tahu Ammar memang sering berantem sama temennya. Bahkan Adam, temen Ammar sudah hamper 2 minggu takut masuk PG setelah berantem sama Ammar. Pagi tadi, ketika ada Sonia, temennya yang bawa boneka / tas spongebob (tokoh kartun di Nicklelodeon), Ammar bertanya kepada Sonia:”Ini kan yang di tv ya?” Dijawab sama Sonia: “Ngga!”. “Iya”, kata Ammar ngga mau kalah. Akhirnya setelah ber”Iya-Engga” berkali-kali, dan “Buks..” merekapun berantem. It’s so very simple.

Istriku juga cerita tentang Ammar yang membuat kami terharu. Tadi siang ketika mau sholat dan sudah wudlu, tanpa diduga sama sekali dan tidak ada konteks pembicaraan yang relevan, tiba-tiba (dengan tulusnya) Ammar bilang, “Terima kasih ya bun (maksudnya Bunda), sudah ngajarin Ammar wudlu”.

^%@^%!~ istriku bingung dan hanya terdiam, sekaligus haru mendengar pernyataan itu. Aku pun jadi terharu mendengar ceritanya.

Aku jadi berkesimpulan, setidaknya ada 2 hal yang akan disampaikan dan menyebabkan seorang anak kecil ‘berbicara’ yaitu: simple (kesederhanaan) dan ketulusan!

December 2, 2005   1 Comment

Selamat Ulang Tahun!

Thursday, September 23, 2004

“Tut.tut.tut….Tut.tut.tuut…” Jam 5 pagi reminder yg dipasang di hp istriku berbunyi. Padahal 10 menit sebelumnya, reminder di hp ku udah bunyi, membangunkan aku tiap pagi. Karena ngga diangkat2, aku coba mau matiin. Ternyata remindernya “Ultah Ammar”. Oh ya, hari ini 23 September Ammar (our lovely junior) ulang tahun untuk yang ketiga. Beberapa hari kemarin aku sempat inget, tapi belakangan lupa, setelah 2 hari yag super sibuk: kerja plus UTS yang berturut-turut. Kemarin malam tidur jam setengah 2, semalam jam setengah satu. Hmm capek banget. Untung hari ini lumayan nyantai.

Trus aku deketin Ammar yang ternyata udah bangun duluan, dan sedang ndesel2 (Do you know what the means of “Ndesel-ndesel”?) ke bundanya. Aku cium pipinya sambil ngucapin met ultah. Dia hanya bilang “Ya”, dan kembali ndesel2 bundanya yang masih tidur.

Sekarang aku jadi kangen ama Ammar. Anak yang lucu, pinter dan nakal tapi masih manja. :)

December 2, 2005   No Comments