Ke Ramadhan Berikutnya

Usai sudah bulan Ramadhan.

Ibadah di bulan tersebut memang sangat personal. Jadi menurut saya hikmahnya pun berbeda-beda dirasakan oleh tiap orang.

Semua yang berpuasa pasti merasakan haus dan lapar (utamanya). Sebuah basic needs yang tarafnya lahiriyah, dan tidak ada bedanya dengan makhluk lainnya.

Ada kalanya seseorang harus merasakan cukup, walaupun sebenarnya punya kesempatan untuk mengatakan tidak. Tapi itu maruk ya namanya. Akan kelihatan apakah tujuan berpuasa didapati sebagai hikmah di penghujung bulan: iman dan takwa.

Insan yang beriman akan mementingkan instrospeksi terhadap semua hal. Ia menyelesaikan yang terdekat dahulu sebelum membuahkan perhatian pihak lain. Dalam setiap keadaan, yang menjadi tantangan adalah di dalam diri masing-masing, bukan pihak lain; orang lain, masyarakat luas, ataupun pemimpin.

Sedangkan takwa adalah seperti halnya pakaian yang indah. Ia berfungsi melindungi diri dan sekaligus menghargai diri, menghadiahi diri sendiri, serta memantaskan dirinya dengan hal kesukaannya; regardless penilaian pihak lain. Ini sekaligus memberikan batasan bahwa ukuran akan kesempurnaan, kecukupan adalah memang cukup masing-masing yang menentukan.

Mari untuk selalu menantang diri kita menjadi lebih baik; dimulai dari diri masing-masing.

Ramadhan berikutnya diperkirakan 2 April 2022. Jadi sekitar 314 hari lagi.
Semoga kita semua masih diberikan kesempatan berjumpa dengannya.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *