Who want to be inferior?

Mesti dimulai dari mana ya? Inferior artinya kan tidak superior? Kira-kira enakan mana: inferior apa superior? Hampir dalam beberapa hal, US mungkin lebih superior dibandingkan dengan negara lain. Jadi superior lebih dekat konotasinya ke: Hebat, bagus, besar (dalam ukuran tertentu — ya ngga Pemmy?), pokoknya top abis deh. Sebaliknya inferior mungkin ada yg mengartikan sebagai: Jelek (minimal ngga bagus-bagus amat), kecil, ecek-ecek, amatiran, abangan, looser, yah pokoknya gitu deh.. you know lah, jelek! 🙂

Apakah selalu superior lebih unggul dibandingkan dengan inferior? Apakah semua orang atau hal harus menjadi superior? Kalo menurut saya jawabnya adalah tidak. Tidak selalu superior lebih unggul dari inferior, dan tidak semua harus menjadi superior (Kalo semua menjadi ‘superior’ pasti dikelompok itu ada juga yang ‘inferior’).

Dalam bahasan Managerial Economics disebutkan jika faktor lainnya tetap (ceterus paribus), dan pendapatan/income meningkat, maka demand terhadap suatu barang normal akan naik sedangkan terhadap barang inferior akan turun. (Bener ngga sih?) Jika yang terjadi adalah hal sebaliknya, income turun, maka demand terhadap barang inferior akan naik. Nah dari sini dapat dikatakan bahwa kadang dalam posisi inferior ada nilai lebihnya. Jadi inget kalo Pak Prof.Sumirat bilang bisnis yang tak pernah mati adalah bisnis retail (supermarket), karena dia selalu menyediakan barang superior/normal dan juga barang inferiornya.

Dalam suatu kompetisi, kadang dalam posisi yang underdog juga mempunyai daya saing yang lebih. Tim seperti underdog, Yunani atau checko dalam piala Eropa, ternyata dapat mencetak prestasi yang lumayan bagus dibanding Inggris. (Bener nga sih?). SBY yang dikasih lebel inferior (jendral cengeng?) oleh TK, akhirnya mendapat simpati yang dapat membawanya ke putaran 2 pilpres. Kaya’nya masih banyak lagi deh kasus yg mirip2 ini. Delon (Indonesian Idol) yang dicap underdog oleh Juri, ternyata mampu ke grand final… hehehe pengamat juga ya?

So. Moral yang didapat adalah kadang menjadi inferior sama bagusnya dengan menjadi superior (tapi 1 banding 1000 kali ya?) So kalo ada yang mengatakan kalo kamu tuh Jelek, endut, O-on, kerempeng, Telmi, jangan ngambek atau marah.. siapa tau dibalik itu semua ada nilai positifnya… ya minimal dapat pacar yang baik, cakep, pinter… kaya lagi. Ya ngga alvin..? Hehehhe

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *